Muhammad, Sebaik-baik Manusia

Awal kenabian beliau diawali pada suatu malam di bulan Ramadhan, ketika beliau sedang menyendiri di Gua Hira yang terletak di Jabal Nur, Bukit Cahaya untuk memikirkan keadaan masyarakat Mekkah, lalu datanglah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertama. Lembaran Risalah Suci pun bermula.

Abu Bakr: Sebuah Kisah Nyata Tentang Sahabat Sejati

Takkan kau temui, takkan kau temui di pelosok dunia manapun, di kolong bumi, di seantero langit, sahabat seperti orang ini, bagaimana tidak? Beliau ini yang membenarkan ketika yang lain tak percaya bahkan menghina Sang Manusia Terbaik, beliau yang banyak keutamaannya, beliau yang paling banyak menyerahkan apa yang dimilikinya demi Allah dan Rasul-Nya, beliau sang sahabat sejati Sang Rasul, beliaulah "The Successor". Inilah beliau, "Yang Berkata Benar", Abu Bakr Ash-Shiddiq.

Hebatnya Para Ilmuwan Islam

Ketika kebanyakan orang ditanya mengenai perbandingan kepintaran temannya dengan orang-orang jenius dunia, maka mereka akan berkata, "Wah, si A itu adalah Einsteinnya kelas saya!" atau "Dia itu pinter banget, kayak Thomas Alva Edison!" Tapi, saya tidak pernah mendengar bahwa seseorang mengatakan, "Dia itu pantes disebut sebagai Al-Khawarizminya kelas kita!" atau "Saking hebatnya, si F itu adalah Ibnu Sinanya kelas kita!"

ukhuwah

Tentang Ukhuwah...

"...dan Allah yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka..." (Q.S. Al-Anfaal: 63)

Iman

Mempesona Imannya

“Di suatu subuh, selesai shalat berjamaah, Rasulullah duduk menghadap para sahabat, semua mata tertuju pada beliau, tak sabar menanti kata-kata hikmah dari sosok mulia ini. Lalu beliau shalallahu'alaihi wa salam pun berkata, "Wahai manusia! Siapakah yang paling mempesona imannya?" Para sahabat dengan serentak menjawab...

Beriman dengan Sains (1)

Banyak sekali teori-teori tentang sains, alam semesta, dan seluruh kehidupan yang berkembang di masa kini. Kita tentunya mengenal beberapa teori ataupun kejadian alam yang akrab bagi kita, seperti teori "Big Bang", sistem peredaran benda langit, atmosfer, atau hal-hal yang sering kita jumpai semisal hujan. Namun, tahukah anda bahwa banyak sekali ilmu-ilmu yang berkembang saat ini sebenarnya telah tertulis di dalam Alquran pada 14 abad yang lalu. Alquran, yang tidak hanya sebagai kitab yang dibaca, sebagai pedoman bagi mereka yang bertaqwa, juga merupakan kitab yang di dalamnya terdapat berbagai macam ilmu.

"Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (Q.S. An-Nuur: 35)"

Thursday, March 28, 2013

Visible Tweets

Posted On 3/28/2013 02:13:00 PM by Firman Maulana 0 komentar

بسم الله الرحمن الرحيم

Micro-blog Twitter semakin ramai beberapa tahun ini, berbagai isu ramai diperbincangkan, juga obrolan-obrolan lainnya. Twitter juga menjadi sarana yang cukup efektif untuk menyebarkan informasi dan event-event. Nah bila ada topik tertentu yang ramai diperbincangkan orang, maka tentu akan masuk Trending Topic, dan terkadang kita mencari tweet yang menngandung isu-isu yang ramai diperbincangkan tersebut.

Nah baru-baru ini ada sebuah laman yang menyediakan fasilitas yang unik, yaitu memperlihatkan tweets yang bisa ditampilkan di ruang publik, misalnya dalam suatu acara, seminar dan sebagainya. Laman tersebut adalah Visible Tweets (visibletweets.com).


Visible Tweets akan menyajikan tweets dengan keyword tertentu yang telah kita masukkan, baik itu berupa text biasa, hashtag (#), tweets dari user tertentu, atau tweets yang me-mention sebuah username, intinya semua Twitter search operators dapat digunakan.
Visible Tweets akan memperlihatkan juga akun yang men-tweet lengkap dengan waktu kapan akun tersebut men-tweet. Visible Tweet dapat menampilkan tweets sampai beberapa hari yang lalu.

Ada tiga animasi yang bisa digunakan untuk menampilkan tweets, yaitu:
1. Letter by Letter.
Letter by Letter akan memperlihatkan tweets dengan kata per kata, Letter by Letter cenderung lambat dalam perpindahan antar tweet.

Animasi Letter by Letter (Saat huruf demi huruf mulai muncul)


2. Rotation.
Animasi Rotation mulanya akan memperlihatkan satu tweets, lalu bergantian dengan animasi berotasi, perpindahan antar tweet cukup cepat.

Animasi Rotation (Saat akan rotasi dari satu tweet ke tweet lain)


3. Tag Cloud.
Animasi Tag Cloud akan memperlihatkan tweet, lalu akan dimunculkan cloud yang berisikan keyword-keyword yang sering muncul dalam tweets yang ditampilkan.

Animasi Tag Cloud (Memperlihatkan Keyword Cloud)


Cara menggunakan Visible Tweet sangat mudah, cukup mengetikkan keyword yang akan kita munculkan, lalu kita bisa memilih animasi yang tadi telah dijelaskan.

Yap, Visible Tweets cukup menarik untuk kita tampilkan di acara-acara, baik itu Talk Show atau acara lainnya.
Oke, silakan coba saja dengan langsung mengunjungi visibletweets.com

Selamat mencoba!
Semoga Bermanfaat. :D



Monday, March 25, 2013

URL Shrinking!

Posted On 3/25/2013 07:23:00 PM by Firman Maulana 0 komentar

بسم الله الرحمن الرحيم


URL Shortener atau pemendek URL/alamat web mempunyai beberapa manfaat, tentunya sebagai alat untuk memendekkan URL agar terlihat lebih rapi dan juga mudah diingat. Banyak situs yang menyediakan layanan ini, yang paling terkenal di antaranya adalah bit.ly, tinyurl, juga URL milik raksasa Search Engine Google, yaitu goo.gl. Selain ketiga situs tersebut, ada juga adf.ly dan adfocus.us, keduanya sering digunakan karena dapat memberi imbalan uang kepada user yang menggunakan jasa mereka. Ad Fly misalnya, dapat membayar kita dengan US$ 5 setiap 10.000 visitor. Meski menguntungkan bagi user yang menggunakan jasanya, namun bagi sebagian orang ini membuat kesal, karena biasanya ketika kita mengklik suatu link yang dipendekkan menggunakan Adf.ly, kita di-redirect terlebih dahulu pada laman adf.ly, biasanya ada hitung mundur sekitar 5-8 detik dan bisa terus berulang sampai akhirnya kita benar-benar diarahkan ke URL yang dimaksud.

Saya pribadi lebih memilih menggunakan bit.ly, dan mendaftar di sana sebagai free user. Keuntungannya, kita bisa mengedit URL yang telah kita pendekkan (shrink/short), misalnya saya akan memendekkan URL berikut: http://bermanfaatsemoga.blogspot.com/2013/03/menjadi-umat-muhammad.html, lalu saya gunakan bit.ly sehingga menjadi http://bit.ly/14paJYY, meski bisa diingat, namun akan lebih mudah bila saya menggantnya menjadi http://bit.ly/MUMSBB. Nah itu salah satu contoh saja.

Oh iya, Facebook pun menggunakan fasilitas URL Shortener, sebagai contoh, ketika kita mencoba memendekkan sebuah URL dari Facebook ke bit.ly, maka akan berubah menjadi on.fb.me/(link).
Twitter pun menggunakan fasilitas URL Shortener, karena tentunya akan sangat bermanfaat bagi Twitter, dengan jumlah 140 karakter, maka jika kita memasukkan sebuah URL, biasanya akan dipendekkan menjadi t.co/(link) dan sebagainya.

Jadi, saya kira patut kita coba penyedia jasa URL Shortener ini, karena akan cukup berguna bagi kita, misalnya untuk mengetikkan di SMS kita tentang sebuah URL kepada teman kita, nah tentunya akan lebih mudah dan lebih cepat bagi kita untuk mengetikkan URL tersebut. Oh iya! URL Shortener ini Case Sensitive, jadi bit.ly/MUMSBB akan berbeda dengan bit.ly/mumsbb.
Oke, sekian saja, selamat mencoba! :D




Monday, March 18, 2013

[Bahasa C] Menghitung Nilai Akhir dari Suatu Kriteria

Posted On 3/18/2013 10:02:00 PM by Firman Maulana 0 komentar

بسم الله الرحمن الرحيم

Program untuk Menghitung Nilai Akhir dari Suatu Kriteria. (Klik gambar untuk diperbesar)

Berhubung di kuliah sedang belajar tentang Pemrograman Komputer, dan yang dipelajari adalah bahasa C, maka dengan mengandalkan apa yang diajarkan, saya mencoba membuat sebuah program untuk Menghitung Nilai Akhir dari Suatu Kriteria. Maksudnya yaitu menghitung sebuah nilai akhir suatu mata kuliah dengan kriteria-kriteria dan komponen-komponen tertentu.
Di program yang dibuat, komponennya yaitu: 1) Tugas, 2) Quis, 3) UTS, 4) UAS. Sedang untuk aturannya yaitu:
- Tugas 10%
- Quis 20%
- UTS 35%
- UAS 35%

Dan menggunakan kententuan untuk huruf mutu serta angka mutu (lihat gambar).
Yang digunakan di sini adalah kode seleksi (If).

Untuk melihat source codenya, silakan lihat di sini (via Pastebin):
Menghitung Nilai AKhir dengan Suatu Kriteria

___________________________________________________________
Sekali lagi, karena ini merupakan hasil mencoba dari apa yang didapat di perkuliahan, maka mohon koreksi dan sarannya. Terima kasih. :)



Saturday, March 16, 2013

Menjadi Umat Muhammad

Posted On 3/16/2013 11:30:00 PM by Firman Maulana 0 komentar

Alhamdulillah, sebuah nikmat besar saat sore hingga malam tadi berkesempatan hadir daam sebuah sajian ilmu di Masjid Al-Fajr, Cijagra, Bandung. Kajian Muda Bandung yang kali ini menghadirkan Ust. Salim A. Fillah, seorang penulis muda dengan kedalaman ilmu dan tulisan-tulisan yang indah dan mudah dicerna, mempunyai majelis ilmu pekanan bernama Majelis Jejak Nabi di Jogjakarta. Kajian ini mengusung tema, “Apakah Kita Umat Muhammad?”, sebuah tanya yang selalu menjadi renungan kita.
Di awal, Ust. Salim berkata bahwa tema yang diusulkannya adalah “Menjadi Umat Muhammad”, namun beliau tak terlalu mempermasalahkan pergantian tema ini. Lalu beliau pun mengisi majelis ini…

Suatu ketika Rasulullah sedang berkumpul dengan para sahabat, lalu Rasulullah berkata, “Sesungguhnya aku rindu dengan ikhwan-ikhwanku.” Lantas para sahabat berkata, “Kami di sini ya Rasulullah.” Maka Rasul pun berkata, “Tidak, sesungguhnya kalian adalah sahabat-sahabatku.” “Lantas siapa ikhwan-ikhwanmu ya Rasul?”
“Mereka adalah orang-orang yang beriman kepadaku padahal tidak pernah ebrtemu denganku. Membenarkan apa yang aku bawa, dan menempuh jalan yang aku tempuh/”
***
Dalam kisah di atas disebutkan, “menempuh jalan yang aku tempuh.” Maka menjadi umat Muhammad kita akan menempuh jalan yang beliau tempuh. Menempuh jalan yang rasulullah tempuh sebagaimana tertulsi di Alquran, Surah Yusuf ayat 108,

Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".
Surah Yusuf yang menceritakan kisah Nabi Yusuf alaihissalam  merupakan kisah paling baik (Q.S. Yusuf: 3). Rasulullah menceritakan kisah ini kepada para sahabat sebagai sebuah hikmah. Namun, hidup tak cukup dengan hikmah, tapi juga harus dengan misi. Jika kita umat Muhammad maka hidup kita terikat oleh misi.

Kembali ke surah Yusuf ayat 108, bahwa ada enam prinsip pokok seorang Muslim, seorang yang ingin menjadi umat Muhammad, enam prinsip yang dibagi menjadi tiga bagian, dua pernyataan, dua metode, dan dua peringatan.

1. Inilah Jalanku
Bahwa menjadi umat Muhammad maka mengikuti jalannya, dan ada tiga karakteristik jalan Rasulullah:
- Jalan perjuangan yang panjang.
Rasulullah ketika sampai 11 tahun berdakwah di Mekkah, mengeluh karena pengiktunya tak nambah-nambah, maka Allah turunkan surah Nuh yang mengisahkan dakwah Nabi Nuh alaihissalam, yang menurut riwayat beliau diangkat menjadi Nabi pada umur 450 tahun dan mengakhiri kenabiannya pada usia 950 tahun Maka jalan Rasulullah ini adalah jalan yang panjang.
- Hanya seidkit yang mau menempuhnya, maka ini menjadi istimewa.
- Banyak masalahnya, banyak cobannya, banyak rintangannya.

2. Menyeru kepada Allah (Ad’u ilaLlah)
Umat Muhammad ini berbeda dengan umat-umat sebelumnya, bahkan di akhirat nanti, tak bisa umat lain masuk Surga sebelum umat Muhammad selesai urusannya untuk masuk Surga. Beda umat Muhammad dengan umat-umat sebelumnya ialah bahwa umat Muhammad memakai selendang para Nabi dan Rasul. Jika umat lain yang diperintahkan untuk menyeru kepada Allah hanya Nabi dan Rasulnya saja, maka umat Muhammad seluruhnya diperintahkan untuk menyeru kepada Allah, untuk menjadi umat terbaik maka menyeru kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar (Q.S. Ali Imran [3]: 110). Namun memang selendang-selendang ini berbeda, ada yang tipis –setipis sehelai rambut- karena hanya sekali ia menyeru pada Allah, ada pula yang layaknya selendang biasa, namun ada pula yang diberikan padanya jubah yang amat panjang karena begitu seringnya menyeru pada Allah.
Ada semangat membawa orang kepada kebaikan. Dalam Alquran dikisahkan tentang semut yang memerintahkan semut-semut lainnya untuk bersembunyi agar tak terinjak pasukan Nabi Sulaiman meskipun mereka tidak menyadarinya, maka semut ini –yang bahkan jika mati pun urusannya selesai, tak ada ia akan dihisab amalannya- Allah puji. Burung Hud-Hud yang memberitakan kepada Nabi Sulaiman tentang negeri Saba yang menyembah matahari, ia berdakwah meski hanya memberi tahu pada Nabi Sulaiman tentang negeri tersebut.
Lalu seorang tukang kayu bernama Habib An-Najjar sebagaimana yang dikisahkan di surah Yasin, ia mengajak kaumnya untuk mengikuti utusan-utusan Allah (Q.S. Yasin [36]: 20-25). Semangat dakwah Habib An-Najjar terus menyala bahkan hingga ia wafat. Dikisahkan di dua ayat berikutnya bahwa setelah ia wafat malaikat memberitahunya bahwa Allah mengampuninya dan memasukkannya ke dalam Surga. Lalu ia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampunan kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan.” Maka setelah ia wafatpun, ia ingin kembali ke dunia untuk mengatakan penyebab ia diampuni, dimasukkan ke surga dan dimuliakan. Inilah semangat membawa orang pada kebaikan.
Maka semua potensi bisa jadi dakwah, semua didayagunakan untuk menyeru pada jalan Allah. Suatu saat Ust. Salim berkata kepada anak-anak di pegaiannya bahwa kalian adalah dai dan bisa berdakwah, mereka melongo dan berkata bahwa ayat pun tak hapal, lantas bagaimana mereka berdakwah? Maka Ust. Salim berkata bahwa Anda yang suka ngebut, bisa menjadi dakwah dengan menjemput Ustadz dengan cepat dan tepat waktu. Anda yang suka makan, bisa menjadi referensi untuk konsumsi. Anda yang suka jalan-jalan bisa menjadi referensi untuk rihlah. Anda yang suka mancing, pasti kesabarannya tinggi, maka anda cocok ditempatkan sebagai penerima tamu. Semua didayagunakan untuk menyeru kepada jalan Allah.

3. Di atas bukti-bukti yang nyata
Bahwa yang paling asasi dalam iman ita adalah ilmunya. Ilmu yang jauh lebih penting. Mukjizat yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad lestari hingga sekarang: Alquran.
Ada yang mengatakan tentang keajaiban shalat subuh, keajaiban shalat lail, keajaiban sedekah, itu boleh, tapi yang terpenting adalah ilmunya. Tak usah banyak memikrikan keajaiiban-keajaibannya. Faham.
Ada kisah tentang Kiai yang memilki dua murid, yang satu Ali yang satunya lagi sebut saja namanya Deen. Suatu saat Ali yang sudah lama tak berjumpa gurunya itu ingin sekali bertemu. Maka ia berkeliling di kebunnya dan hanya menemukan dua buah singkong. Lalu dibawalah singkong itu kepada gurunya sambil ia bersilaturahim. Sampai di sana, Kiai tersebut kaget atas kedatangan muridnya yang membawa dua singkong, maka ia pun membawa singkong tersebut ke dalam rumah dan berkata pada istrinya, “Ini Ali datang jauh-jauh membawa singkong untuk kita.” Istrinya lalu menyarankan agar dua kambing yang dimiliki untuk diberikan kepada Ali, maka Kiai tadi setuju dan berkata pada Ali, “Ini Ali ada kambing buatmu, tolong kamu bawa kalau kamu pulang nanti.” Maka Ali pun saat pulang membawa dua kambing tersebut hingga sampai di sebuah jalan ia bertemu dengan Deen yang bertanya tentang kambing itu, Ali pun menjawab, “Iya ini tadi aku habis ketemu guru, bawa dua singkong eh dikasih dua kambing.”
Lalu Deen pun berpikir dua singkong dibalas dengan dua kambing, maka ia pun lalu membeli berbagai buah-buahan dan membawanya kepada Kiai tadi. Kiai tadi lalu membawa buah-buahan itu ke dalam rumah dan menceritakannya pada Istrinya, karena bingung akan diberi apa si Deen itu –karena kedua kambing telah diberikan pada Ali-, istrinya menyarankan untuk memberikannya dua singkong yang didapat dari pemberian Ali, maka Kiai tadi setuju dan berkata apda Deen, “Ini ada dua singkong, mohon tidak diliat nilainya.”
Ibrahim alaihissalam pernah berkata kepada Allah tentang menghidupkan yang mati, maka Allah menyuruhnya untuk menyembelih empat burung (yang menangkapnya pun sudah susah), mencincangnya, dan meletakkannya ke puncak empat gunung, lalu menyuruh Nabi Ibrahim ke tempat semula dan memanggil burung-burung tadi, maka dengan segera burung-burung itu akan datang. Mengapa Allah tak langsung menunjukkan kepada Ibrahim sebagaimana yang terjadi dengan keledainya Uzair, yang Allah bangkitkan tulangnya, membungkusnya dengan daging, lalu dengan kulit dan keledai itupun mengembik? Tak lain karena agar paham mengenai ilmunya.
Maka tak usah pusing memikirkan keajaibannya, namun pahamilah ilmunya.

4. Aku dan orang-orang yang bersamaku
Terorganisasi, ada qiyadah wal jundiyah, ada pemimpin dan ada yang dipimpin. Maka seperti apa yang dikatakan Ali r.a., “Kebaikan yang tak terorganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorgaisir.”
Aku dan orang-orang yang bersamaku, memberi arti bahwa ada ukhuwah di situ. Lantas apakah berukhuwah berarti tanpa masalah? Tidak, karena ayat tentang ukhuwah ini satu dengan ayat tentang masalah,

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (Q.S. Al Hujuraat [49]: 10)
Bahkan hubungan Rasulullah dengan para sahabat pun bukannya tanpa masalah.
Bisakah anda bayangkan seorang yang anda sangat cintai berdiri di hadapan anda untuk melindungi orang yang sangat anda benci. Maka inilah yang terjadi antara Rasulullah dengan ‘Utsman ‘ibn ‘Affan saat Fathul Makkah.
Bahwa pada saat Fathul Makkah, seorang Abdullah ibn Abi Sahr, buronan nomor satu yang tak terampunkan, ia sempat masuk Islam dan pernah menuliskah wahyu, kemudian murtad dan kembali ke Mekkah, membocorkan tentang Madinah, dan memprovokasi Perang Ahzab (Khandaq). Ia menunggu hingga semua kaum Muslim memasuki Mekkah, lalu karena tahu ia menjadi buronan nomor satu, ia mencari saudara sesusuannya, yakni ‘Utsman ‘ibn ‘Affan. Maka ia pun meminta tolong pada ‘Utsman untuk memintakan ampun untuknya kepada Rasulullah, "Demi Allah, hai Utsman, aku telah menggandeng tanganmu, maka demi Allah, aku berharap engkau bisa menyelamatkan nyawaku atas nama persaudaraan yang ada diantara kita.”. ‘Utsman seorang yang lembut, pemalu dan gak enakan, dengan berat hati membawa Abdullah ibn Abi Sahr kepada Rasulullah. Dengan sangat berat di hatinya, ia berkata pada Rasulullah agar memohonkan ampunan kepada Abdullah ibn Abi Sahr. Maka Rasulullah diam dalam waktu yang lama, diam dan sangat hening yang sampai apabla ada satu daun yang jatuh pun pasti akan terdengar. Setelah diam cukup lama, maka rasulullah pun mengiyakan sembari memalingkan mukanya. Abdullah ibn Abi Sahr pun pergi keluar, dan setelah itu Rasulullah berkata, “Andaikata.. andaikata..” "Andaikata apa ya Rasulullah?” tanya ‘Umar ibn Khaththab. “Andaikata saat diam tadi ada di antara kalian yang maju dan memenggal kepalanya.” Maka ada yang bertanya, “Mengapa engkau tidak memberi isyarat kepada kami ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Sesungguhnya seorang Nabi tak berkhianat meski hanya dengan isyarat.”

5.Maha Suci Allah (Subhanallah)
Dalam dakwah ini jangan sampai melukai nama Allah. Jangan sampai ada di antara kita yang menghina sembahan agama lain lalu mereka berbalik menghina Allah.
Bahkan dalam suatu hal yang baik, tujuan dan caranya baik, jangan sampai hal ini terjadi.
Adalah Mu’adz ibn Jabal yang seringkali shalat bersama Rasulullah dan kembali kepada kaumnya dengan mengimami mereka. Suatu saat kaumnya ini mendatangi Rasulullah dan berkata, “Kami tidak ingin shalat lagi.” Maka Rasul pun terkaget dan bertanya alasannya, maka mereka menjawab, “Sesungguhnya Muadz ibn Jabal saat mengimami kami sangat lama, dan kami tak mau bila shalat seberat ini.” Maka Rasul pun memanggil Muadz dan bertanya mengenai perihal ini, maka Muadz pun menjawab bahwa ia membacakan ayat yang sama seperti yang Rasul baca ketika ia menjadi makmumnya. Dengan tersenyum Rasulullah berkata, “Hai Muadz, sesungguhnya makmumku berbeda dengan makmummu.”

6. Dan tidaklah aku orang yang mempersekutukan Allah
Lho, apa hubungannya tentang dakwah dan mempersekutukan Allah? Ada, bisa sangat dekat.
Janganlah mereduksi ahama pada satu isu saja, janganlah mereduksi agama pada satu hal saja lalu berbangga dengan golongannya.
Maka inilah yang membuat Sakti “Sheila On 7” marah ketika ada sebuah pengajian yang selama enam kali berturut-turut membahas satu isu saja.
Karena Islam itu menyeluruh, komprehensif, maka bawalah dengan menyeluruh.

Maka itulah enam hal pokok seorang Muslim yang disampaikan oleh Salim A. Fillah pada kajian yang sielenggarakan atas kerjasama Askaf Foundation, DKM dan Remaja Masjid Al-Fajr Cijagra, Bandung serta #IndonesiaTanpaJIl Bandung.
Mudah-mudahan menjadi manfaat dan kebaikan untuk kita semua. Mohon maaf atas kekurangannya, dan sangat diharapkan apabila ada dari pembaca yang mengoreksi atau menambahkan, karena tak semua bisa saya catat dan saya ingat.
Sekian. Wa Allahu alam.‘



Wednesday, February 20, 2013

Sedikit mengenai Statistika Elementer (1)

Posted On 2/20/2013 08:01:00 PM by Firman Maulana 3 komentar

 بسم الله الرحمن الرحيم

STATISTIKA

Pengertian
Statistika yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana cara membuat kesimpulan berdasarkan fakta yang ada, dalam kondisi ketidakpastian, tetapi resikonya sekecil mungkin.

Statistika dibagi menjadi dua:
1. Deskriptif
2. Inferensial

Jenis data dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Kualitatif: Data yang tak berupa bilangan.
2. Kuantitatif: Data yang berupa bilangan.

Skala Pengukuran
Skala pengukuran dibagi menjadi empat, yaitu: nominal, ordinal, interval, dan ratio.
  1. Nominal: Bilangan sebagai lambang; tidak berupa peringkat; tidak dapat melakukan operasi matematika. Contoh: Nomor rumah, plat nomor kendaraan bermotor.
  2. Ordinal: Bilangan sebagai lambang, tapi juga berupa peringkat. Operasi matematika tidak berlaku. Contoh: kepangkatan dalam militer.
  3. Interval: Bilangan sebagai lambang; berupa peringkat; ada jarak; angka 0 (nol) tidak mutlak. Berlaku operasi matematika. Contoh: Pengukuran suhu dengan skala berbeda.
  4. Ratio: Bilangan sebagai lambang; berupa peringkat; ada jarak; angka 0 (nol) mutlak. Berlaku operasi matematika. Contoh: Kurs valuta asing.
Jenis-jenis Kekeliruan
  • Systematic error: Semakin sering dilakukan pengukuran, semakin banyak/besar kekeliruan.
  • Random error: Semakin sering dilakukan pengukuran, maka kekeliruan semakin kecil. 

Pengukuran Statistik
Pengukuran disebut pengukuran statistik apabila memenuhi salah satu syarat berikut:
  1. Berungkali dilakukan pengukuran terhadap satu objek penelitian mengenai satu atau lenih variabel. Contoh: Dilakukan beberapa kali pengukuran terhadap pasien mengenai suhu dan tensi darah.
  2. Dilakukan satu kali pengukuran terhadap beberapa objek penelitian mengenai satu atau lebih variabel. Contoh: Dilakukan sekali pengukuran terhadap banyak pasien mengenai suhu tubuh.
  3. Dilakukan beberapa kali pengukuran terhadap beberapa objek penelitian mengenai satu atau lebih variabel. Contoh: Dilakukan beberapa kali pengukuran terhadap pasien mengenai tensi darah.

Beberapa Istilah
  • Populasi, memiliki dua pengertian: (1) Keseluruhan objek penelitian yang dibatasi kriteria tertentu, (2) kumpulan keseluruhan hasil pengukuran.
  • Sampel: Sebagian anggota populasi.
  • Sampling: Proses pengambilan sampel.
  • Pengukuran: Proses kuantifikasi terhadap karakteristik-karakteristik yang diperhatikan.
  • Statistik: Ukuran-ukuran yang diperoleh dari sampel.
  • Parameter: Ukuran-ukuran yang diperoleh dari populasi.


_______________________________
Catatan:
Materi di atas merupakan apa yang saya tulis saat mata kuliah Statistika Elementer untuk program studi Matematika (3 SKS). Mohon koreksi bila terdapat kekeliruan.



Tuesday, January 1, 2013

Tujuh Kunci Kesuksesan dan Kebahagiaan

Posted On 1/01/2013 09:14:00 PM by Firman Maulana 0 komentar

بسم الله الرحمن الرحيم

Suatu saat, para shahabat bertanya kepada 'Ummul Mukminin 'Aisyah r.a. perihal kunci kesuksesan dakwah Rasulullah, maka beliau pun menjawab, "Kuncinya ada pada akhlaq beliau." Shahabat pun kembali bertanya tentang bagaimana akhlaq beliau tersebut, 'Aisyah menjawab, "Akhlaq beliau adalah Alquran. Beliau seperti Alquran yang berjalan."

Dari riwayat yang disebutkan di atas tentang kunci kesuksesan Rasulullah -yang bila kita tahu bahwa Rasulullah, tahun 622 M membawa 200 orang Muhajirin ke Madinah, dan tahun 629 M membawa 10.000 orang ke Mekkah untuk melaksanakan Umrah- adalah akhlaqnya yang seperti Alquran berjalan. Maka kita bisa lihat Alquran Surah Al-Mu'minuun: 1-11. Darinya kita bisa ambil tujuh kunci kesuksesan dan kebahagiaan, yaitu:

1. Iman
 Tentang Iman ini, sudah sepantasnya kita bersyukur mendapat Iman, karena ada orang yang mempelajari Islamnya lebih giat, lebih dahsyat dari kita, tapi mereka tak beriman. Di banyak Universitas di luar negeri, terdapat mata kuliah tentang Islamologi, tetapi pengajarnya bukan seorang Muslim, melainkan Yahudi dan Nashara, bahkan ada yang menguasai Tafsir Tematik, namun mereka tak beriman. Tetapi, kita tak perlu merasa aneh dengan kondisi itu, karena di permulaan surah Al-Baqarah, bahwa mata hati dan pendengaran mereka telah tersumbat, yaitu dengan sikapnya yang arogan dan tertutup dengan pendapat orang lain.
Iman pun kita ingat bahwa ia bisa naik dan juga bisa turun -kecuali iman para Nabi dan Rasul-.
Iman, pada dasarnya adalah rasa percaya, dan ini sangat penting. Contoh kecil adalah ketika kita di sebuah restoran dan kita akan makan di sana, bila tak ada rasa percaya dengan pemilik restoran tersebut bisa jadi ada dalam pikiran kita meragukan ini makanan halal atau haram, dan sebagainya. Maka, iman ini amat penting dalam kehidupan kita.

2. Shalat yang khusyu
Shalat yang khusyu akan melahirkan ketentraman dan ketengan dalam kehidupan kita. Salah satu isi dari khusyu adalah melupakan sejenak tentang dunia, tentang berbagai permasalahannya, dan semuanya hanya tertuju kepada Allah. Lalu dalam shalat, segala bacaan yang ada di dalamnya merupakan kepasrahan kepada Allah, dari mulai Bismillahirrahmanirrahiim sampai seterusnya.


3. Tinggalkan Kegiatan yang Tidak Bermanfaat
Allah sering bersumpah dalam Alquran dengan waktu (Al-'Ashr, Ad-Dhuha, Asy-Syams, Al-Lain, dan banyak lagi) yang itu menunjukkan betapa pentingnya wakti. Begitu kita lewatkan waktu tanpa amal baik, maka sungguh rugilah kita.
Allah mencintai hambaNya yang banyak menyebut asmaNya, membaca kalam-kalamNya, dan mengunjungi rumah-rumahNya.

4. Tunaikan Zakat

5. Menyalurkan hajat seksual kepada suami/istrinya

6. Jujur (memelihara amanat dan janjinya)

7. Peliharalah Shalat

Jadi itulah tujuh kunci kesuksesan dan kebahagiaan berdasarkan Alquran Surah Al-Mu'minuun ayat 1-11.
Sebagai informasi, bahwa materi di atas bersumber dari tausiyah Prof. DR. KH Miftah Faridl pada acara Muhasabah Akhir Tahun Republika di Masjid Pusdai Bandung, 31 Desember 2012.
Meski terlihat kurang begitu rinci akan penjelesannya, semoga apa yang ditulis di atas dapat memberikan manfaat, dan juga mohon maaf karena tak tercatat semuanya, semoga tak mengurangi kebaikan di dalamnya. Aamiin.